Senin, 02 Desember 2013

Sekilas Info



Hijab Cahaya Muslimah
Hijab adalah salah satu bentuk pakaian yang disyariatkan oleh  agama islam bagi para muslimah. Sebagaimana yang tertera di Al-Qur’an:
….katakanlah kepada wanita-wanita beriman: “Hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan memelihara kehormatan mereka, kecuali yang lazim tampak. Dan hendaklah menutupkan kudung-kudung (kerudung) mereka pada mereka pada dada mereka. Dan janganlah memperlihatkan perhiasan-perhiasan mereka kecuali pada suami-suami mereka. (An-Nur 31).

Pengertian hijab yaitu selembar kain yang digunakan untuk menutupi kepala melingkupi rambut, telinga, leher dan (biasanya) dada. pemakain hijab juga disertai dengan menggunakan pakaian yang yang menutupi hingga ke ujung tangan dan kaki.
Cara Memakai Jilbab Yang Baik Sebagaimana tertulis dalam Al Qur’an surat An Nur ayat 26, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)
apa hubungannya jilbab dengan kutipan ayat di atas? Ya, sosok wanita yang baik dalam pandangan islam adalah mereka yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai dan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-harinya. Salah satu amalan yang dimaksud adalah mengenakan Hijab.

Jadi hijab disini bukan hanya sebatas kerudung yang menutupi bagian kepala dan rambut saja. Dan yang pasti jilbab itu adalah identitas seorang muslimah. Dimana dengan jilbabnya dia akan mudah dikenali ke-muslimah-annya dan tidak akan diganggu.
 

Dari gambar di atas kita bisa memilih pakaian mana yang sesuai dengan kaum muslimah. Waw pastinya yang nomor satu donk. Keterangan dari nomor satu adalah: (1) jilbab longgar menutupi dada, (2) lengan baju panjang sampai ke pergelangan, (3) baju lebih longgar sehingga tidak menampakkan lengkuk tubuh, (4) bisa di tambahkan dengan memakai kaos kaki.
Berkaca dari sebuah pengalaman seorang muslimah yang memutuskan dirinya untuk berhijab tidaklah semudah yang di bayangkan. Banyak ujian yang di jalani. Yang pertama biasanya bermasalah di niat. Ketika sebuah niat sudah datang di hadapan kita ada saja hal-hal yang memaju mundurkan hati kita. Misalnya takut akan celotehan orang, hah itu hal yang paling di segani pastinya. Berfikirlah kalau ini demi kebaikan kita. Setelah niat sudah tertata dan matang untuk di lakukan, ada-ada saja bahan omongan orang, “eh kenapa si pakai jilbab dobel-dobel?”, “ eh kamu kedingan ya kok jilbabnya di dobel dua?”. Tips untuk menghadapi hal-hal yang seperti itu cukup dengan menjawab pertanyaan mereka dengan kata “TIDAK APA-APA  DAN TIDAK. Karena dengan begitu mereka akan diam dan lama kelamaan akan paham dengan sendirinya. Teruntuk kaum sahabatiku mari sejenak kita merenung akan kedudukan diri kita, sudahkah kita menjadi muslimah yang taat pada Allah? Jadikan diri kita mutiara-mutiara yang selalu menyilaukan kesucian di balik hijab kita.

Hijab itu ghirah (perasaan cemburu). Tak akan ada rasa sesal ataupun kecewa.
Hijab  bukan menjadi satu-satunya indikator ketakwaan seseorang. Tetapi jilbab menjadi salah satu realisasi amaliyah dari keimanan dan amal yang akan menunjukkan sisi ketakwaan. Jadikan hijab sebagai tanaman yang menyejukkan setiap mata yang memandang seperti bunga mawar yang mempesona. Mawar indah selalu di hiasai duri, duri ibarat kesulitan yang selalu hadir di ambang hati ini. tetaplah untuk menjadikan semuanya menjadi sesuatu yang indah mawar berduru nan mempesona akan menjadikan hidup kita menuju kedudukan yang lebih baik ya Ukhty.
Doa untuk berlian-berlian Allah kuat yah dan istiqomah dengan langkah yang saudari tapaki   … Doakan remaja muslimah agar kuat dan istiqomah. Kami ingin indah di pandang Allah.
Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum