Hijab
Cahaya Muslimah
Hijab
adalah salah satu bentuk pakaian yang disyariatkan oleh agama islam bagi
para muslimah. Sebagaimana yang tertera di Al-Qur’an:
….katakanlah kepada wanita-wanita beriman: “Hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan memelihara kehormatan mereka, kecuali yang lazim tampak. Dan hendaklah menutupkan kudung-kudung (kerudung) mereka pada mereka pada dada mereka. Dan janganlah memperlihatkan perhiasan-perhiasan mereka kecuali pada suami-suami mereka. (An-Nur 31).
….katakanlah kepada wanita-wanita beriman: “Hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan memelihara kehormatan mereka, kecuali yang lazim tampak. Dan hendaklah menutupkan kudung-kudung (kerudung) mereka pada mereka pada dada mereka. Dan janganlah memperlihatkan perhiasan-perhiasan mereka kecuali pada suami-suami mereka. (An-Nur 31).
Pengertian hijab
yaitu selembar kain yang digunakan untuk menutupi kepala melingkupi rambut,
telinga, leher dan (biasanya) dada. pemakain hijab juga disertai dengan
menggunakan pakaian yang yang menutupi hingga ke ujung tangan dan kaki.
Cara Memakai
Jilbab Yang Baik Sebagaimana tertulis dalam Al Qur’an surat An Nur ayat
26, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Wanita-wanita yang baik adalah
untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita
yang baik (pula)”
apa
hubungannya jilbab dengan kutipan ayat di atas? Ya, sosok wanita yang baik
dalam pandangan islam adalah mereka yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai
dan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-harinya. Salah satu amalan yang dimaksud
adalah mengenakan Hijab.
Jadi hijab
disini bukan hanya sebatas kerudung yang menutupi bagian kepala dan rambut
saja. Dan yang pasti jilbab itu adalah identitas seorang muslimah. Dimana
dengan jilbabnya dia akan mudah dikenali ke-muslimah-annya dan tidak akan
diganggu.
Dari
gambar di atas kita bisa memilih pakaian mana yang sesuai dengan kaum muslimah.
Waw pastinya yang nomor satu donk. Keterangan dari nomor satu adalah: (1)
jilbab longgar menutupi dada, (2) lengan baju panjang sampai ke pergelangan,
(3) baju lebih longgar sehingga tidak menampakkan lengkuk tubuh, (4) bisa di
tambahkan dengan memakai kaos kaki.
Berkaca
dari sebuah pengalaman seorang muslimah yang memutuskan dirinya untuk berhijab
tidaklah semudah yang di bayangkan. Banyak ujian yang di jalani. Yang pertama
biasanya bermasalah di niat. Ketika sebuah niat sudah datang di hadapan kita
ada saja hal-hal yang memaju mundurkan hati kita. Misalnya takut akan celotehan
orang, hah itu hal yang paling di segani pastinya. Berfikirlah kalau ini demi
kebaikan kita. Setelah niat sudah tertata dan matang untuk di lakukan, ada-ada
saja bahan omongan orang, “eh kenapa si
pakai jilbab dobel-dobel?”, “ eh kamu kedingan ya kok jilbabnya di dobel dua?”.
Tips untuk menghadapi hal-hal yang seperti itu cukup dengan menjawab pertanyaan
mereka dengan kata “TIDAK APA-APA DAN
TIDAK. Karena dengan begitu mereka akan diam dan lama kelamaan akan paham
dengan sendirinya. Teruntuk kaum sahabatiku mari sejenak kita merenung akan kedudukan
diri kita, sudahkah kita menjadi muslimah yang taat pada Allah? Jadikan diri
kita mutiara-mutiara yang selalu menyilaukan kesucian di balik hijab kita.
Hijab
itu ghirah (perasaan cemburu). Tak akan ada rasa sesal ataupun kecewa.
Hijab
bukan menjadi satu-satunya indikator
ketakwaan seseorang. Tetapi jilbab menjadi salah satu realisasi amaliyah dari
keimanan dan amal yang akan menunjukkan sisi ketakwaan. Jadikan hijab sebagai
tanaman yang menyejukkan setiap mata yang memandang seperti bunga mawar yang
mempesona. Mawar indah selalu di hiasai duri, duri ibarat kesulitan yang selalu
hadir di ambang hati ini. tetaplah untuk menjadikan semuanya menjadi sesuatu
yang indah mawar berduru nan mempesona akan menjadikan hidup kita menuju
kedudukan yang lebih baik ya Ukhty.
Doa untuk
berlian-berlian Allah kuat yah dan istiqomah dengan langkah yang saudari
tapaki … Doakan remaja muslimah agar
kuat dan istiqomah. Kami ingin indah di pandang Allah.
Semoga
bermanfaat
Wassalamualaikum