Baru Aku Tau
Assalamualaikum
;)
Sebenarnya jilbab
dan hijab adalah benda yang berbeda.
Jilbab adalah baju panjang yang menutupi
seluruh tubuh, Jilbab tentunya tidak membentuk lekuk tubuh wanita dan tidak transparan pastinya. Sedangkan hijab mempunyai makna
benda yang menutupi sesuatu. Pada tulisan ini, hijab yang
dimaksud adalah kerudung sebagai penutup aurat, yaitu rambut wanita. Ada dalil
lain mengenai syarat hijab yang terdapat dalam Al-qur’an surat An-Nur ayat 31.
“Katakanlah
kepada wanita yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan
kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang
(biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke
dadanya,…”
Mungkin
terkadang hati kita merasa miris saat melihat seorang muslimah yang masih belum
menggunakan jilbab. Tapi ya mau gimana lagi itu adalah hidup dia, kita hanya
bisa mendoakan semoga dia segera mendapat hidayah. Bukannya sok alim atau
gimana tapi ya memang ini kenyataannya sekarang.
Padahal kita
tau dari ayat tersebut, sudah disebutkan bahwa syarat hijab yang benar atau syar’i
adalah menutupi bagian dada. Syarat lain adalah tidak transparan karena arti
hijab sendiri adalah penutup. Kalau
masih transparan dan tidak menutupi bagian dada, hijab itu belum berfungsi sebagaimana mestinya.
Telah kita ketahui maraknya
jilbab paris pada tahun 2010 sampai sekarang ini, jilbab ini apabila kita amati
terlihat sangat tipis, sehingga kalau kita pakai rambut dan telinga kita masih
terlihat. Oleh sebab itu untuk mengantisipasi hal itu kita bisa mendobelnya.
Banyak kreasi yang bisa kita bentuk, kita bisa memadukannya dengan warna apa
saja, di sesuaikan juga gak jadi masalah yang penting menutupi dan tidak
transparan.
Belajar dari pengalaman ketika
pertama kali saya mendobel jilbab paris saya adalah begitu banyaknya komentar
yang menjatuhkan semangat saya untuk berhijab. Ada yang bilang “mbak jilbabnya balapan” , “kamu pakai dua
jilbab ya?”. “kamu sakit?”, kamu kedinginan ya?”. “aku malu jalan sama kamu”. Wah ini sangat menyakitkan rasanya.
Memang benar si saya kurang bisa rapi ketika mendobel jilbab paris yang saya
gunakan alhasil jilbabnya seperti lomba-lombaan antara jilbab yang di luar dan
di dalam. Tapi tanpa saya ketahui asal mulanya, jilbab paris dobel yang sering
saya gunakan ke kampus dan biasa di hina teman-teman, yang terkesan
lomba-lombaan antara luar dan dalam ternyata memang banyak sudah
menggunakannya, malah menjadi mode, Karena barusan saya browsing masalah hijab,
tiba-tiba saya menemukan adanya modifikasi gaya berhijab paris tetapi tetap
syar’i yaitu dengan mendobelnya dengan warna yang kontras.
Ini adalah
hasil browsing yang saya dapat
Sedangkan ini adalah saya, padahal
alasan saya mengenakan hijab dobel paris, itu karena paris itu kainnya tipis
banget. Jadi, supaya tetap terlihat syar'i, tidak transparan dan tetap nyaman,
maka saya memadukan dua warna berbeda yang terkesan agak tabrakan agar ketika
dilipat menjadi segitiga, tidak akan transparan lagi sehingga tetap terlihat
modis dan tetap syar'i. Gara-gara kurang pintar melipat, sehingga hijabnya
lomba-lombaan Eee ternyata apa yang menjadi bahan omongan orang malah sudah
menjadi model. Memang gak di sangka. Hemmm mulai sekarang lupakanlah
orang-orang yang menghina kita yang penting kita tetap berhijab sesuai dengan aturan
yang sudah Allah tetapkan mengenai jilbab itu sendiri.
Yuukkk tutup aurat kita dengan mulai
belajar berhijab. Modis tapi tetap syar’i ya ukhti.
Untuk kita yang sudah berhijab tetaplah
istiqomah dan teruskan perjuanganmu ketika hendak mempertahankan hijabmu.
Biarkan orang berkata apa. Hadapi semua dengan senyuman. Ingat “Allah selalu menyayangi kita”.
Etttss perlu kita ingat juga jangan pernah
berfikiran bahwasanya kita yang sudah berhijab jangan pernah merasa sudah bersih
dari salah dan dosa tetapi berhijab adalah salah satu bentuk bukti ketaqwaan
kita kepada Allah. Agar kita bisa menjadi bidadari surga dan berlian-berliannya
Allah.
Dan jangan sekali-kali menyakiti hati
orang yang belum berhijab, cukup menegurnya dengan mendo’akan semoga mereka
yang belum berhijab atau yang sudah berhijab tapi belum istiqomah semoga
hatinya segera tergerak menuju apa yang telah di perintahkan.
Wassalamualaikum J